Desa Wisata Yang Ada di Pulau Lombok

Ragam objek wisata yang ada di Pulau Lombok tak terbatas hanya pada pantai, gili ataupun air terjun saja. Beberapa desa wisata juga bisa kita kunjungi di sini untuk menambah edukasi. Wisata ke Lombok seringkali diidentikkan dengan wisata alam, terutama pantai dan gili. Namun, masih ada wisata lain yang bisa kita kunjungi saat berada di Pulau Lombok, yaitu desa wisata. Wisata yang ada di Pulau Lombok ini terbilang unik, menarik, edukatif serta pastinya takkan kita temukan di tempat lain. Desa-desa wisata yang ada di Lombok masih mempertahankan adat istiadat serta budaya setempat yang kental akan kearifan lokal. Kita bisa menemukan mulai dari desa yang dihuni Suku Sasak pribumi Lombok, desa pengrajin gerabah hingga pengrajin kain tenun songket khas Lombok. Berwisata ke desa-desa tersebut akan menambah wawasan kita tentang budaya orang-orang di Pulau Lombok.

Desa Wisata Yang Ada di Pulau Lombok Yaitu Desa Sade

wisata yang ada di Pulau Lombok
desa sade di lombok

Desa wisata pertama sekaligus yang terpopuler adalah Desa Sade. Desa satu ini masih menggunakan adat dan budaya Suku Sasak sebagai penghuni asli Pulau Lombok. Kita bisa melihatnya dari bangunan rumah, pakaian adat yang digunakan, bahasa sehari-hari hingga beragam ritual serta acara adat lainnya. Bangunan rumah di desa wisata yang ada di Pulau Lombok ini masih beralas tanah, berdinding anyaman bambu serta beratapkan ijuk. Masyarakatnya juga tak menggunakan banyak teknologi canggih. Keunikan lain adalah penggunaan kotoran kerbau untuk mengepel rumah. Bagi masyarakat Desa Sade, kotoran kerbau ini diyakini akan membuat rumah makin hangat serta terbebas dari gangguan serangga.

Desa Sade sendiri berlokasi di pinggir jalan raya. Namun, desa ini seakan tak mengenal modernisasi maupun globalisasi. Akan tetapi, justru hal itulah yang menjadikannya memiliki daya tarik tersendiri serta menarik minat  banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Aturan lokal di Desa Sade mengharuskan warganya untuk menikahi perempuan dari dalam desa, sehingga keturunan dari generasi selanjutnya akan tetap tinggal di desa ini dan terus melestarikan adat serta budaya setempat. Desa Sade bisa jadi tempat tujuan terbaik apabila kita ingin melihat secara langsung seperti apa gaya hidup dari Suku Sasak sebagai penghuni asli Pulau Lombok.

Desa Banyumulek Merupakan Desa Wisata Yang Ada di Pulau Lombok

Desa Banyumulek
Desa Banyumulek

Desa wisata yang ada di Pulau Lombok berikutnya adalah Desa Banyumulek. Desa ini dikenal sebagai sentra pengrajin gerabah. Keterampilan membuat gerabah akan diwariskan turun temurun pada generasi berikutnya. Begitu memasuki kawasan desa, kita akan langsung disambut deretan gerabah aneka ukuran di halaman rumah dan bangunan yang ada di sana. Pengrajin gerabah juga bisa ditemukan dengan mudah. Kita bisa melihat langsung proses pembuatannya serta membeli gerabah langsung dari pengrajin sebagai oleh-oleh. Harga gerabah di desa ini bervariasi tergantung dari ukuran hingga tingkat kerumitan motifnya.

Desa Wisata Yang Ada di Pulau Lombok Lainnya yaitu Desa Sukarara

Desa Sukarara lombok
Desa Sukarara lombok

Berikutnya ada lagi, Desa Sukarara. Desa ini adalah pengrajin kain tenun atau songket khas Lombok. Sama seperti keterampilan membuat gerabah di Banyumulek yang diwariskan turun temurun, keterampilan menenun di Desa Sukarara juga akan diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Umumnya, kaum penenun di Desa Sukarara adalah kaum wanitanya. Ini terutama karena keterampilan menenun merupakan salah satu syarat pernikahan yang sah. Kaum wanita di Desa Sukarara akan mulai diajari menenun sejak usia dini. Kegiatan menenun ini juga masih menggunakan alat-alat tradisional yang jauh dari kata modern. Kita bisa membeli hasil tenunan di Desa Sukarara, baik yang sudah dalam bentuk pakaian jadi maupun yang masih berbentuk kain songket.

Sekian info tentang beberapa objek wisata yang ada di Pulau Lombok. Semoga liburan Anda di pulau Lombok dapat di percepat serta tidak ada hambatan sama sekali.